Selasa, 08 Januari 2013

LDR 2

LDR itu menguatkan kita... yah itu yang yang selalu dia katakan padaku. LDR itu mendewasakan kita. Tapi fikiran -fikiran negatif itu memang selalu datang mencoba menggoda ketegaran hati kita, mencoba mengusik kepercayaan kita. Mencoba mengganggu kesetiaan kita. 

Hal ini dibutikkan dengan keterusikanku dengan pernyataan teman kantorku. Yah,, dia sekarang memang telah merencanakan pernikahan dengan sang pujaan hatinya . Dulunya dia sempat menjalani saat-saat LDR. Jakarta-Bintan. Darinya aku belajar betapa beratnya LDR itu, susah komunikasi, sering berbeda pendapat, serig berselisih sudah menjadi makanan sehari-hari LDR.

Yang bikin aku jadi semakin takut adalah ketika temanku bercerita tentang kekasihnya yang sangat dia sayangi berselingkuh dibelakangnya. Bayangin aja cowok yang bener-bener kamu sayang one night stand with another girl. Si cowok ngaku ke temen ku kalau dia berselingkuh, alasannya dia bener-bener merasa bersalah trus dia jujur ke temenku kalau dia berselingkuh. Gak bayangin gimana rasanya diselingkuhin.

Jujur ini membuatku semakin takut berjauhan. semakin takut jauh dari dia. Satu-satunya yang membuatku kuat adalah keyakinan yang telah kita bangun berdua. Seperti kata-kata disebuah buku yang sering aku baca karanagan Amank Khadafi "Hanya orang-orang terpilih yang mampu menjalani LDR " . 

Kadang untuk mengahadapi LDR ini aku merasa lebay.  Lebay mendadak puitis, lebay mendadak galau, pokoknya semua serba lebay, makan gak enak , tidur gak enak , nangis, padahal mulai aja belum. sedih banget lah pokoknya.

Tapi kita berdua yakin dengan persiapan yang matang , dan dengan rules LDR yang jelas semua akan berjakan dengan baik-baik saja dan lancar. Karena semua sudah kita prsiapkan dan kita bicarakan. Misalnya hal-hal yang harus kita lakukan ketika menghadapi kejenuhan dll. Dan kita selalu menulis peraturan-peraturan itu dengan tanda tangani kita berdua, lucukaan ? :p

Yang jelas aku sedang menguatkan diriku sendiri untuk menyiapkan mentalku untuk LDR, menyiapkan fisikku untuk bergadang menangis merindukannya setiap malam, :p.

Aku kuat untukmu, aku tegar untukmu. 

 




Senin, 07 Januari 2013

BEKERJA



Setiap orang pada umumnya menghabiskan lebih dari sepertiga waktu hidupnya untuk “bekerja”, entah sebagai wirausaha, karyawan perusahaan besar, penulis, polisi, tentara, politisi, seniman, mengurus rumah tangga, atau apapun yang dikerjakannya.

Apa yang kita dapatkan dari “bekerja”? Apa hasil atau imbalan dari pengorbanan waktu, tenaga dan pikiran yang kita berikan untuk kerja kita?

Ada 3 hal yang menjadi dasar dari “nilai” kerja kita;

Upah; Uang, gajih, tunjangan, fasilitas, bonus, dan semua pendapatan yang diperoleh dari kerja tersebut.

Kenikmatan; Passion, panggilan, makna kerja, kecintaan akan hal yang kita lakukan, sebuah kepuasan batin yang memeberikan kenikmatan tersendiri karena kita mampu “melakukannya” dengan baik.

Pengakuan lingkungan; Hormat dan cinta dari keluarga, teman2 sejawat, penghargaan orang2 sekeliling kita, pengakuan masyarakat akan hasil karya kita. Penerimaan dan penghargaan dari social structure kita membuat kita merasa kerja yang kita lakukan memberikan harga diri dan pengakuan atas jati diri kita.

Dari ketiga hal itu, buat seseorang menjadi “tahan” pada pekerjaannya, setidaknya 2 hal harus dapat dipenuhi. Dan dalam kenyataannya, memang kebanyakan orang akan mendapatkan 2 dari 3 hal itu dengan sedikit kompensasi kanan kiri.

Seorang guru atau dosen misalnya, mendapatkan kebahagiaan atas pekerjaannya dan pengakuan hormat dari masyarakat dan keluarga, tetapi secara finansial tidak cukup baik.

Seorang pejabat yang korup mendapatkan uang berlimpah dan pengakuan keluarga dan masyarakat karena kekayaannya tetapi tidak dapat menikmati kehidupan yang bertentangan dengan batinnya.

Pedagang suksespun, kadang sangat kaya dan selalu menikmati kerja lemburnya terus menerus, tetapi keluarganya tidak berbahagia.

Penyair, pelukis, seniman, aktor, mencintai pekerjaannya, tetapi apakah pengakuan keluarga dan masyarakat serta penghasilannya cukup baik, belum dapat dipastikan.

Balance, atau keseimbangan dalam pemilihan kita akan pekerjaan dan berapa banyak waktu, tenaga dan pikiran yang kita curahkan untuk kerja itu, menjadi hak dan pilihan masing2 individu. Karena pada akhirnya hasil adalah besarnya cinta kita akan hal itu dan pengorbanan yang kita lakukan.

Pekerjaan apapun yang kita lakukan, adalah sebuah pilihan, dengan kesadaran dan dengan keyakinan akan apa yang kita lakukan. Berbahagialah buat orang yang bisa mendapatkan ketiganya.

*Tanadi Santoso

Jumat, 04 Januari 2013

YOU ARE THE PERFECT THING TO THINK

10 hari sebelum keberangkatanmu,semakin sedih ,semakin takut. Jarak itu terasa semakin jauh ,
dan detik -detik perpisahan kita semakin dekat.

Jujur terlalu banyak yang aku fikirkan, terlalu banyak yang aku risaukan akan perpisahan ini.
kamu adalah seseorang yang benar-benar aku fikirkan sekarang ini. Seseorang yang benar-benar aku harapkan keberadaaanya.

 Kita ini benar benar bagaikan satu kesatuan anggota tubuh yang saling merasakakn sakit, yang tidak bisa dipisahkan.

Waktu kita yang tinggal sedikit ini, semoga bisa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Tapi ternyata , di detik-detik terakhir ini pun tidak ada yang mengalah diantara kita berdua yang meluangkan waktunya untuk sekedar menghabiskan waktu bersama-sama.

Aku berusaha menjadi sabar dan lebih dewasa. Semoga bisa. :)
Berusaha menjadi pantas buatmu my Raga. Aku berharap.

Pergilah, dan cepat kembali. Yang jelas aku menunggumu. menunggumu menjemputku.
  
 

Blackberry

Blackberry ku nyebur, yup nyebur dengan sempurna di bak kamar mandi.Pasti kalian pada mikir, bego banget si, bb bisa sampe nyebur?
Kebiasaan sii.. bawa bb sambil mandi, sambil pup,soalnya itu tempat paling nyaman ,tempat paling inspiratif .

Pas lagi bertengkar sama cowoku, kata-kata yang diketik di kamar mandi adalah kata-kata yang paling bisa bikin dy tersentuh hatinya dan mengakui kesalahannya . Maka dari itu , aku suka. aku suka banget  bbm an di kamar mandi.


Tapi kecintaanku sama ruangan tersebut berakhr di hari ini. Hari sabtu cerah seperti ini, bisa-bisanya terjadi tragedi semacam ini, kebodohan fatal. menyebalkan.
Trus gimana donk aku bbmannya sama doi..? Ukh kesel...

Dengan langkah gontai, aku tetep pergi ngantor, -__- , pergi ke kantor kaya ga punya tenaga gitu.  Gimana hidupku selanjutnya tanpa bb? bb itu udah kaya nyawaku (lebai) .

Pas nyampe kantor, aku ceritain tragedi mengenaskan pagi tadi ke temenku. Dia nyuruh aku masukin bb ku ke dalam beras, percaya ga percaya si.. Tapi aku tetep nyobain cara itu. Dengan harapan bb ku bisa sembuh seperti sedia kala . huft...

Aku pergi ke kitchen, minta beras ke chef yang ada disono, aku masukin bb ku  ke beras yang udah aku tuangin ke dalam Mug. Sejak saat itu ,every single person yang masuk ke ruanganku selalu nanya, kenapa bbku dimasukin  ke dalam  beras ? Aku jawab iseng ini "ritual" . Karena aku udah cape jawab semua  pertanyaan orang-orang, aku search di Google apa bener bb di masukin beras bisa bener. Eh, Ajaib , ternyata bener looh...*0*  Kira-kira begini penjelasannya. " beras memiliki afinitas kimiawi (gaya tarik) terhadap air.Artinya, molekul-molekul pada beras memiliki semacam gaya magnet pada molekul-molekul air, sehingga sisa-sisa air pada ponsel akan meresap ke dalam beras."

Rasanya kaya ada angin segar yang ngeyakinin kalau bb ku bakalan bener. Tapi setelah beberapa jam aku taroh didalam beras, Niihil, bb ku tetep aja rusak , ga bisa bener. Sedih banget, strees.

Pulang kerja nati aku bakal bawa bb ku yang sakit ke dokter,,,, yup dokter bb. Sempat terfikir mau langsung ganti, tapi gak usah lah....Dibenirin dulu sampai bisa. Kalu bisa baru beli,,,


Well,,,, doain bb ku sembuh ya.... Hiks ;(

Kamis, 27 Desember 2012

REALITY

22 Dec, sebuah pesan dari kamu masuk "alhamdulillah aku lolos,tinggal offering letter."
Jujur seneng dengernya, dan aku sudah yakin kamu bakal bisa diterima oleh bank yang punya motto tumbuh berkembang bersama anda itu. Disisi lain, ada ketakutan karena kita harus berpisah. Dalam waktu dekat ini. It's really hard...
 
LDR ituuuuuuu......
sebagian bilang Long Dick Reduction, sebagian lagi bilang Lagi Disiksa Rindu. (LDR heart book)

yang jelas aku ga bisa menjalin hubungan dengan sistim LDR, karena aku terbisa bersama. terbiasa ada kamu.Lebay? tapi memang gitu adanya aku. 

Yup,aku memang sedang binggung , confuse sama hubunganku, hubungan kita. Kenapa harus jauh-jauh. Kenapa harus Jakarta? 

Egois memang kalau aku bilang "Jangan Pergi". Toh ini buat aku jugakan? Buat kita. 

Jadi kamu benar-benar akan pergi, sbentar lagi. :') ke Jakarta, meraih mimpi. 

Aku? Oh... aku baik-baik aja. aku kuat, aku bisa hidup disini, jalani hidup dengan baik, makan banyak tidur cukup, dan menungumu, kembali.

Kamu? Kamu akan baik-baik juga disana, belajar, berusaha, untuk kita.

Jadi hari-hari sebelum kamu ke Jakarta akan kita habiskan berdua, killing the time with you!!! just with you 


Rabu, 26 Desember 2012

HOTEL AND ME

Karena aku bekerja di dunia perhotelan i just wanna share what i feel bekerja di sini.
Intinya bekerja di hotel tuh banyak enak nya , dari pada gak enaknya, ibarat makan soto, tu soto banyak dagingnya dari pada kuahnya. hehe

Reason pertama yang bikin betah adalah bekerja di hotel itu banyak makanan, berhubung aku adalah tipe omnifora, ya seneng aja gitu kalo kerja deket-deket makanan.

Reason keduanya adalah ketemu bnyak orang, secara kerja di hotel bintang 4, jadi yang nginep tu kebanyakan orang hebat dari berbagai kalangan,karena aku kerja sebagai sales,aku banyak berkomunikasi  sama mereka,dengan komunikasi  kita jadi tau apa pekerjaan mereka, kenapa mereka ke sini. Bukannya kepo, tapi kita jadi tau alasan tertinggi orang mengunjungi ni kota tu buat apa, khususnya alasan mereka nginep di hotel ini untuk apa.dll

Reason ketiga ,kerja di hotel itu kompleks masalahnya. Untuk Fresh graduate kayak aku gini tentu memberikan banyak nilai positive, aku jadi banyak belajar, dan banyak  kenal orang-orang hebat. Dari situ tentu banyak informasi yang kita dapet,sehingga kita lebih berwawasan dan open minded.

Untuk kekurangannya..... sejauh ini i can't find the reason about the weakness.
Tapi banyak orang yang mengeluh bekerja di hotel, biasanya beda departemen beda keluhan 
Aku mau shareinfo dulu tentang departemen yang ada di Hotel, khususnya di Hotel tempat aku kerja sekarang .
  1. House keeping
  2. Security
  3. F&B service & product
  4. Front Office
  5. Public relation
  6. Sales and Marketing 
  7. Accounting and purchasing
  8. General affair (HRD)
  9. GM dan Jajaran direksi 
(maaf kalau ada salah,masih belajar)
 Kebanyakan dari karyawan hotel khususnya yang bekerja di bagian service banyak mengeluhkan , mereka bekerja dengan sistem shift, terlebih yang kebagian shift malam,mereka harus nahan kantuk buat kerja.

Intinya sih , setiap pekerjaan ada resikonya dan bagaimana kita bersyukur atas apa yang telah diberikan Tuhan. Setiap pekerjaan pasti ada kelemahannya , tapi baaimana kita menyikapi sebuah kelamahan itu jadi sebuah kelebihan. Itu akan menjadikan hidup dan bekerja itu ringan.

Kayaknya udah jam makan siang, makan yuuuk.... *ketauan bukannya kerja malah online. :p.
Semoga bermanfaat bagi para pembaca.
 




POSTING PERTAMA

Posting pertama didunia per blog-an, so sorry cause am a little bit gaptek :p. just wanna share my world , semoga bermanfaat.  :)